Bagaimana mencari data supplier, produsen, grosir, distributor lengkap untuk usaha anda?

Untuk menjalankan usaha rumahan, khususnya peluang usaha yang 'memproduksi barang dan jasa' biasa perlu beberapa aspek, yaitu modal usaha, manajemen, marketing, produksi, sdm dan perlengkapan dan peralatan serta masih banyak lagi.

Salah satu yang akan dikupas disini ialah bagaimana mencari penyedia bahan dan perlengkapan untuk usaha anda atau bisa disebut supplier. Setiap bisnis rumahan perlu dikelola dengan baik, salah satu kelola yang lain ialah mengelola sumber bahan dan perlengkapan usaha.

Berikut cara-cara untuk mencari supplier usaha :

  1. Cara offline, cara ini tanpa menggunakan internet untuk mencari sumber informasi supplier.
    1. Membangun relasi offline, disini anda berkeliling dan mencari, memulai usaha dan memiliki catatan/ingatan untuk setiap relasi/toko yang anda temui. catatan disini bisa berbentuk buku ataupun kumpulan kartu nama atau mengingat dalam memori anda. Anda juga bisa membuat kartu nama dan saling berbagi informasi usaha anda untuk orang lain.
    2. Bertanya, disini anda bisa sering" ngobrol dan berbincang untuk mendapatkan informasi. Bergabunglah dengan grup-grup usaha disekitar
  2. Cara online, cari ini menggunakan internet untuk mencari sumber informasi supplier. Tidak ada jaminan cara ini lebih cepat dibandingkan cara offline, hanya saja cara ini lebih melihat peluang bahwa banyak informasi di internet yang sangat berharga.
    1. Misalkan mencari pada forum seperti kaskus.co.id, disana terdapat forum jual beli, atau forum khusus supplier
    2. Toko online, anda bisa mencari supplier dengan mengetikkan kata kunci pada google.co.id nama barang yang anda cari dan biasanya akan menemukan toko online yang menyediakan seperti ini mencari dengan google.
  3. Jika cara offline dirasa tidak mudah, dan cara online "terlalu banyak informasi ntuk anda" yang dicari, selain itu internet tidak memiliki daftar lengkap dan tidak semua ukm memiliki situs online dalam memasarkan produknya. Bagaimana jika anda bisa mendapatkannya dengan lebih cepat data-data tersebut. Anda bisa Mendapatkan Data Supplier, Produsen, grosir dan distributor lengkap yang mungkin tidak anda duga dan tidak pusing, mudah dan jauh lebih cepat.
Demikian informasi cara mendapatkan data supplier, produsen, grosir, distributor lengkap untuk usaha rumahan. Artikel ini akan diupdate dan berseri jika ada info-info lainnya. 

Terimakasih atas perhatiannya

Usaha Rumahan : Makanan dan Minuman Bagian 3, Aneka Cokelat

Usaha rumahan yang satu ini cukup menarik, banyak yang suka cokelat. Dari anak-anak hingga orang dewasa suka cokelat, terutama cokelat dengan aneka bentuk, juga cokelat digabung dengan variasi makanan atau minuman. Peluang usaha ini banyak variasi dan dapat di kombinasikan dengan makanan bahkan mungkin minuman. Peluang Bisnis ini juga tidak memerlukan modal awal yang besar dan juga perangkat yang digunakan mudah didapatkan, misalkan kulkas dan kompor. Peralatan lain seperti cetakan juga mudah diperoleh. Umumnya pasar untuk makanan dan minuman cokelat cukup luas, anda dapat menawarkan terlebih dahulu ke tetangga terdekat atau kerabat. Untuk menjaga persaingan anda bisa menjaga rasa dan variasi produk cokelat anda. Siapa yang mau mencoba?

Sebelumnya, mari kita dulu analisa usaha cokelat ini, usaha cokelat ini ialah usaha cokelat cetakan :

Modal Awal
Peralatan:
Cetakan cokelatRp    500.000,00
PanciRp    100.000,00
StoplesRp    500.000,00
Lain-lainRp    400.000,00
JumlahRp 1.500.000,00

*catatan : Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.500,00. Dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus, Biaya penyusutan per tahun = (Rp 1.500.000 - Rp 1.500,00) / 4 = Rp 374.625,00 per tahun atau sama dengan Rp 31.200,00 per bulan.
Biaya ini (penyusutan sebesar Rp 31.200,00 akan masuk ke biaya-biaya)




Perkiraan laba/rugi per bulan
Rp 5.000,00 x 500 buah cokelat jadiRp 2.500.000,00


Biaya-biaya
Penyusutan peralatanRp      31.200,00
Bahan Baku @ Rp 33.000,00 x 30Rp 1.000.000,00
KemasanRp    200.000,00
PromosiRp      50.000,00
Pewarna makananRp      10.000,00
JumlahRp 1.291.200,00


Laba Bersih
Rp 2.500.000,00 - Rp 1.291.200,00Rp 1.208.800,00


Perkiraan modal kembali
Rp 2.500.000,00 / Rp 1.208.800,00+- 2,1 bulan

Beberapa hambatan bisnis yang bisa dihadapi ialah :
  1. Pemasaran, promosi yang kurang luas dapat menghambat kesuksesan pemasaran. Strategi dari mulut ke mulut mungkin bisa anda coba karena gratis, asalkan cokelat anda menyenangkan untuk dikonsumsi dan memiliki keunikan, misalkan nama cokelat atau variasi cokelat.
  2. Karena mudahnya usaha ini maka sudah banyak pesaing
  3. Cokelat cepat meleleh apabila tidak disimpan di tempat yang baik seperti kulkas.
Strategi Bisnis
Untuk menjalankan bisnis ini berikut beberapa startegi yang bisa diperhatikan :
  1. Pelajari serba-serbi cokelat. Jenis dan sifat cokelat, teknik tempering, pembuatan cokelat praline, baik dari teknis tempering sampai ke pembuatan ganache, praline, dan caramel untuk filling cokelat.
  2. Pelajari trik mencetak cokelat agar hasilnya mulus dan siap untuk dikonsumsi
  3. Pilihlah bahan baku cokelat yang akan digunakan. Pilih cokelat yang berkualitas agar rasa dan hasilnya memuaskan.
Demikian contoh usaha rumahan makanan dan minuman bagian 3, Aneka Cokelat. Semoga bermanfaat. Mungkin anda juga mau melihat Koleksi Buku Usaha Rumahan : Makanan dan Minuman

Usaha Rumahan : Makanan dan Minuman Bagian 2, Aneka Minuman Segar

Bisnis sampingan minuman segar? wah tampaknya usaha rumahan yang satu ini tak kalah mengasyikan. Menjual aneka minuman segar bisa menjadi pilihan yang tepat. Jenis minuman yang dijual pun bisa sangat beragam. Misalkan saja minuman segar dan ringan. Kamu bisa membeli aneka minuman segar dan ringan di pasar atau langsung ke distributor atau produsennya. Dengan modal yang tidak terlalu besar, bahkan bisa membuka usaha fanchise kecil-kecilan.

Mari kita sedikit analisa bisnis rumahan ini :

Modal Awal
Peralatan:
BlenderRp    250.000,00
KabelRp      20.000,00
EtalaseRp    500.000,00
Gelas KacaRp    100.000,00
Gelas PlastikRp    450.000,00
SendokRp      20.000,00
Papan namaRp    100.000,00
Lain-lainRp    200.000,00
JumlahRp 1.640.000,00

*catatan : Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 500.000,00. Dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus, Biaya penyusutan per tahun = (Rp 1.640.000 - Rp 500.000,00) / 4 = Rp 285.000,00 per tahun atau sama dengan Rp 23.000,00 per bulan.
Biaya ini (penyusutan sebesar Rp 23.000,00 akan masuk ke biaya-biaya)




Perkiraan laba/rugi per bulan
Asumsi terjual 50 porsi @ Rp 3.500,00
50 gelas x 30 hari x Rp 3.500,00
Rp 5.250.000,00


Biaya-biaya
Penyusutan peralatanRp      23.000,00
Bahan BakuRp 1.000.000,00
Gelas plastikRp    250.000,00
Kantong plastikRp      75.000,00
Gaji karyawanRp    500.000,00
Listrik dan teleponRp    500.000,00
TransportasiRp    300.000,00
Lain-lainRp    200.000,00
JumlahRp 2.848.000,00


Laba Bersih
Rp 5.250.000,00 - Rp 2.848.000,00Rp 2.402.000,00


Perkiraan modal kembali
Rp 5.250.000,00 / Rp 2.402.000,00+- 2,2 bulan

Beberapa hambatan bisnis yang bisa kamu hadapi ialah :
  1. Apabila musim hujan konsumen cenderung tidak membeli minuman dingin, bisa diganti dengan minuman yang berkalori tinggi seperti susu atau anek eskrim dimana tidak membuat tubuh dingin.
  2. Bahan baku bisa kadaluarsa terutama minuman yang berasal dari buah-buah atau sayur-sayuran. Bisa di antisipasi dengan menyimpan bahan baku pada mesin pendingin.
Strategi Bisnis
Untuk menjalankan bisnis ini berikut beberapa startegi yang bisa diperhatikan :
  1. Survey pasar, dimana aneka minuman apa yang diminati oleh masyarakat sekitar, atau apakah rumah dekat dengan fasilitas lain seperti sekolah, kampus, atau kantor. Pilih minuman yang disukai terutama jus buah
  2. Aneka minuman racikan dari berbagai media perlu anda pelajari, misalkan dari majalah, website, televisi atau orang lain. Cari minuman yang banyak digemari dan tahan lama.
  3. Tambahkan aneka minuman baru setiap bulan agar pembeli tidak merasa bosan.
Demikian contoh usaha rumahan makanan dan minuman bagian 2, aneka minuman segar.

Usaha Rumahan : Tulis Menulis Bagian 4, Pembuat Teka Teki Silang

Pembuat teka teki silang dapat dijadikan usaha rumahan karena peluang bisnis ini dapat dilakukan di rumah saja. Umumnya orang2 membutuhkan hiburan di waktu senggang mereka, salah satu kegiatan murah meriah yaitu mengisi teka teki silang. Selain ituTeka teki silang juga dapat menambah pengetahuan dan wawasan kita, juga melatih otak dan menambah ingatan akan kosakata. Dari tukang becak hingga orang berkelas pun dapat menyukai kegiatan ini diwaktu sengang mereka. Peluang usaha rumahan ini dapat dikerjakan sesuai dengan waktu anda khusunya dilakukan jika memang tertarik dengan pengolahan kata-kata dan tanya jawab.

Mari kita sedikit analisa Peluang ini :

Modal Awal

Peralatan:
Komputer dan printerRp 3.000.000,00
TTS, koran, dan majalahRp    300.000,00
Lain-lainRp    200.000,00
JumlahRp 3.500.000,00

*catatan : Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.500.000,00. Dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus, Biaya penyusutan per tahun = (Rp 3.000.000 - Rp 1.500.000,00) / 4 = Rp 749.625,00 per tahun atau sama dengan Rp 62.500,00 per bulan.
Biaya ini (penyusutan sebesar Rp 62.500,00 akan masuk ke biaya-biaya)




Perkiraan laba/rugi per bulan
10 TTS x Rp 250.000,00Rp 2.250.000,00


Biaya-biaya
Biaya penyusutan perlatanRp      62.500,00
Biaya ATKRp    250.000,00
TransportasiRp    150.000,00
Lain-lainRp    100.000,00
JumlahRp 562.500,00


Laba Bersih
Rp 2.250.000,00 - Rp 562.500,00Rp 1.687.500,00


Perkiraan modal kembali
Rp 3.500.000,00 / Rp 1.687.600,00+- 2,1 bulan

Beberapa hambatan bisnis yang bisa kamu hadapi ialah :
  1. Bisnis ini memiliki cukup banyak pesaing, anda hanya perlu berpromosi dengan baik dan diiringi kualitas TTS yang baik.
  2. Anda juga perlu memiliki wawasan akan kata-kata yang baik, sehingga dapat menghasilkan TTS yang berkualitas dan bermanfaat.
Strategi Bisnis
Untuk menjalankan bisnis ini berikut beberapa startegi yang bisa diperhatikan :
  1. Buatlah TTS yang berkualitas dan perluas wawasan kata-kata anda dengan membaca berbagai sumber media seperti koran, majalah dan artikel baik offline (cetak) maupun online.
  2. Promosikan ke berbagai media, atau anda dapat membuat media sendiri seperti membuat buku TTS sendiri atau TTS online?
  3. Target pasar bisa anda perluas misalkan tidak hanya segmen umum, tetapi juga pelajar, dari sd hingga sma
Demikian contoh usaha rumahan tulis menulis bagian ke 4, pembuat teka-teki silang.

Usaha Rumahan : Tulis Menulis Bagian 3, Bisnis Penerjemah

Bisnis penerjemah pun bisa dijadikan bisnis rumahan atau bisnis sampingan. Untuk menjalankan usaha ini anda perlu kemampuan bahasa asing misalkan Inggris, Prancis, Jerman, Arab atau bahasa lainnya. Peluang usaha ini masih terbuka karena masih banyak perusahaan dan individu yang membutuhkan jasa para penerjemah.


Analisis Peluang bisnis ini ialah :

Modal Awal

Peralatan:
Komputer dan printerRp 3.000.000,00
KamusRp    500.000,00
Lain-lainRp    200.000,00
JumlahRp 3.700.000,00

*catatan : Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.500.000,00. Dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus, Biaya penyusutan per tahun = (Rp 3.700.000 - Rp 1.500.000,00) / 4 = Rp 924.625,00 per tahun atau sama dengan Rp 77.100,00 per bulan.
Biaya ini (penyusutan sebesar Rp 77.100,00 akan masuk ke biaya-biaya)




Perkiraan laba/rugi per bulan
600 lembar (Indonesia ke Inggris) x Rp 10.000,00Rp 6.000.000,00


Biaya-biaya
Biaya penyusutan perlatanRp      77.100,00
Listrik dan teleponRp    500.000,00
Lain-lainRp    500.000,00
JumlahRp 1.077.100,00


Laba Bersih
Rp 6.000.000,00 - Rp 1.077.100,00Rp 4.922.900,00


Perkiraan modal kembali
Rp 3.700.000,00 / Rp 4.922.900,00+- 1 bulan

Beberapa hambatan bisnis yang bisa kamu hadapi ialah :
  1. Apabila kurang gencar berpromosi, klien akan tidak mudah diraih
  2. Diperlukan keuletan dan ketelitian agar klien puas dengan hasil kerjamu. 
  3. Terdapat penerjemah internal di setiap perusahaan, pastikan kamu memiliki kualitas dan tawaran yang menarik, misalkan harga yang relatif hemat.
Strategi Bisnis
Untuk sukses di bisnis ini berikut beberapa contoh strategi yang bisa dijalankan :
  1. Surat izin berakreditasi penerjemah diperlukan juga, khususnya jika ingin membuat jaminan bahwa hasil terjemahan khususnya perusahaan terjamin aman secara hukum.
  2. Buatlah tarif yang standar, misalkan Rp 10.000,00 per halaman dari Inggris ke Indonesia, dan Rp 20.000,00 dari Indonesia ke Inggris.
  3. Carilah pelanggan dan buat strategi pemasaran, khususnya untuk mempromosikan keahlian dan bisnis anda. Amati juga jika sudah ada pesaing di bidang ini.
Demikian contoh usaha rumahan tulis menulis bagian ke 3, bisnis penerjemah. Semoga membantu.